MASIGNCLEAN101

Aku Bukanlah yang Diharapkan. Dasar Sidiq Pecundang!

 Aku Bukanlah yang Diharapkan. Dasar Sidiq Pecundang!
Minggu, 09 Juli 2023

Penghujung 30 Juni 2023, matanya sembab. Semula aku tak tahu apa yang ia sedang pikirkan. Semuanya terjawab, rupanya, kekasihnya, orang yang sangat ia cintai akan melangsungkan pernikahan yang entah kapan. Apakah ini perpisahan bagi mereka? Kurasa bukan, tetapi untuk saling mengetahui sebesar apa mereka saling mencintai. Di saat bersamaan, aku sangat rapuh. aku sendiri kurang yakin akan rencana itu, kekasihnya bahkan tak memberitahu siapa calonnya, bahkan pikiranku liar. Mungkinkah calon yang dimaksudnya adalah Fizzy? 

Itu hanya bagian terkecil dari kisahku. Aku hanya ingin membaginya untuk diriku sendiri, dengan menulis aku bisa mencurahkan isi hatiku saat ini, aku tak mau lagi membagi kisahku kepada orang lain yang bisa saja memanfaatkan situasiku sehingga ku semakin hancur.

Mengapa aku bertahan? Aku sangat mencintai Fizzy, tapi faktanya, aku bukanlah orang yang ia harapkan. Lebih 5 tahun kami menjalani kehidupan rumah tangga, aku sangat "pede" selama itu. Ternyata aku bukanlah orang yang Fizzy inginkan. Mau bertaruh? 

Pertama. Apapun yang kulakukan selalu tak berarti baginya, hampir semua. Apapun itu, aku akan selalu salah di matanya.

Kedua. Semua hal-hal yang romantis bukanlah untukku. Hari ini, Minggu, 9 Juli 2023, sebuah lagu yang telah lama tak kudengar darinya, kembali ia dendangkan, lagu barat Hiding My Heart, kalau tidak salah. Sepenggal kalimatnya berarti begini aku berharap setiap tidurku berada di sampingmu ketika ku habisi hari ini, lalu terbangun di pagi hari melihat wajahmu, hehe, begitu romantis. Bukan untukku.

Ketiga. Aku tak tahu apalagi, yang pasti adalah cintaku bertepuk sebelah tangan. Aku hanyalah seorang pria pecundang yang sedang beruntung saja bisa bersanding dengan Fizzy.

SIDIQ PECUNDANG

3 atau 4 tahun lalu, kesalahanku adalah memberitahu kepada seorang wanita setan yang akhirnya membuatku menderita. Ia memanfaatkan kelemahanku untuk merusak rumah tangga kami. Hasilnya, baru beberapa bulan ini kami, aku dan Fizzy mengalami masalah rumah tangga yang mencapai tahap krisis. Dari sana, akhirnya ingatan tentang kekasihnya datang kembali. Untuk kedua kalinya aku merasakan sakit yang sesakit-sakitnya.

Mereka kembali berhubungan. Yah, aku harus pasrah kali ini, karena aku telah berbuat salah. Heh...:) Tapi lebih dari itu, aku hancur. Aku memang pecundang, dan untukku, selamat menikmati kesakitan ini.

Aku terus berusaha memperbaiki semuanya, kelak, ku berharap, meskipun hanya harapan, aku ingin dicintai oleh kekasihku, Fizzy, meskipun hanya sedikit. Itulah harapan dari seorang pecundang sepertiku. Aku berharap tak ada yang membaca tulisan ini. Hanya untukku saja.

Share This :
Muh. Siddiq SS

Hello. Sy Sidiq atau mungkin Sandi, atau panggil saja sesuka kalian. Sy bukan siapa-siapa, saya hanyalah pecundang. Suka menulis, entahlah, tulisanku bagus atau tidak, sy hnya menulis saja. Itu saja. Oh iya, sy mencintai Lea Mines Kome, blogger juga. | ~The Adventure of A Man Tangled~