MASIGNCLEAN101

GABUT! Betapa Beruntungnya

GABUT! Betapa Beruntungnya
Minggu, 14 Februari 2021

 --

Namanya Stella, seorang peremuan yang sangat anggun, menawan, juga cantik, sangat perfek. Dia juga sangat beruntung. Sangat-sangat beruntung. Stella menjalani hidupnya dengan penuh kebahagiaan, jauh sebelum ia bertemu dengan Steven.

Steven, seorang pemuda yang hanya menjadi pungguk, atau mungkin toksik untuk Stella, entahlah. Steven hanyalah seorang pecundang yang kebetulan sedang beruntung bisa bersama dengan orang beruntung. Mereka, Stella dan Steven, sempat bahagia, sesaat. Betapa beruntungnya.

Steven pun jatuh, baru menyadari jika dirinya memang seorang pecundang. Ia sebelumnya tak sadar diri. Stella selalu menyemangatinya, memberinya pencerahan, juga keberuntungan. Tapi rupanya itu hanyalah kebodohan yang dilakukan Stella, memberi harapan ke Steven.

Pemuda culun itu tak tahu diri. Betapa bodohnya Steven bergantung ke Stella, berharap mereka bisa sejalan. Rupanya Stella memendam sebuah ingatan yang kuat, oleh Stella dan Steven tidak bisa mengendalikannya. Hari-hari bahagia mereka perlahan terkikis oleh memori Stella.

Steven sedih, tak tahu harus bberbuat apa. Berkali-kali mencoba menawarkan solusi yang sebenarnya bukan hal yang solutif. Ia merasa tak bisa beri apa yang diharapkan Stella. Steven masih mencoba, selalu mencoba, berharap Stella bisa kembali merasakan kehangatan. Tapi rupanya percobaan itu gagal, sekali lagi gagal, lalu gagal terus. Steven berjanji tidak akan membahas ini.

***

DARI PENULIS: Apa yang ku tulis? saya tak tahu apa ini. saya hanya memainkan jariku dan menulis apa yang terlintas di pikiranku. Sya belum menemukan sebuah inspirasi. saya tak tahu apa ini? saya bingung, sendiri. Butuh masukan, butuh bimbingan. Penulis sangat labil saat ini. Sempat saja suatu waktu akan membaca ini, setidaknya menjadi pengingat bahwa penulis sama pecundangnya seperti Steven. HAHA. Itu saja.

 


 


Share This :
Muh. Siddiq SS

Hello. Sy Sidiq atau mungkin Sandi, atau panggil saja sesuka kalian. Sy bukan siapa-siapa, saya hanyalah pecundang. Suka menulis, entahlah, tulisanku bagus atau tidak, sy hnya menulis saja. Itu saja. Oh iya, sy mencintai Lea Mines Kome, blogger juga. | ~The Adventure of A Man Tangled~