--
Hello. Tepat pukul 00.20 WITA, sebatang rokok kucabut dari tempatnya, memisahkan dari batang-batang lainnya. Ku merasa sedih harus memisahkannya dari yang lainnya. Tapi kuingin mengisapnya, lebih dalam lagi, dengan lantang.
***
Seorang puan, baru saja bernyanyi dengan bahagianya, seolah melepas rindu. Ia tak mengatakan sepatah kata pun kepadaku, tapi ku tahu ia sedang merindu, bukan kepadaku. Aku menurutinya, aku ingin buat ia bahagia. Dasar! Saya hanya pecundang yang tak bisa berbuat apa-apa.
**
Rokok itu kuisap lebih jauh lagi. Setidaknya, rokok ini akan menemaniku malam ini, juga malam-malam setelahnya. Membuatku cukup, atau mungkin semakin menggila.
Posted by 
comment 0 Comment
more_vert